Random Thoughts

It's just a randomness anyway...more random than stars in the sky...

Tuesday, December 09, 2008

Faith

I cannot see the tree,

It is too dark,

Yet I know it is there.

I cannot hear the birds,

Yet I know they are in the trees.

I cannot feel the water,

It is too far away.

I cannot touch the Lord,

Yet I know He is there.

Within the tree,

Within the birds,

Within the water,

Within me.

Labels:

Wednesday, July 09, 2008

Everyone's Privilege

Privacy is a privilege. The way unique individuals expel their uniqueness. Some people sometimes even don't realise the essential of it. They destroy it by being too curious towards others. Somehow they often taking pleasures in it. I wonder how long does this culture last..

Labels:

Wednesday, July 02, 2008

Untitled..

...For a god-being, a tree and beach and sea may be a beautiful pleasure garden full of exquisite delights.

For a hell-being, the sunlight might appear as burning fire, the beach as burning sands, red-hot and trees as weapons of torture and pain.

(Krisna Murti)

Labels:

Monday, June 09, 2008

Untuk Sebuah Alasan

"Nothing in this world happens by chance" adalah sepenggal phrase yang saya suka dari buku berjudul Veronika Decides to Die karya Paulo Coelho.

Salah satu paragraf dalam bab pertama novel tersebut menceritakan Veronika yang sedang sekarat karena mencoba bunuh diri dengan cara overdosis sleeping pills. Saat-saat menjelang ajalnya, tanpa sengaja sebuah buku membuat Veronika menyadari bahwa apa yang sedang terjadi pada dirinya bukanlah karena suatu kebetulan. Selang kemudian, seseorang menyelamatkannya dari maut, dan apa yang sudah terjadi membawa Veronika kepada arti hidupnya yang sesungguhnya.

Dulu terkadang aku cenderung mengabaikan sesuatu yang terlihat hanya seolah kebetulan belaka. Dan seiring waktu yang berlalu, aku baru menyadari bahwa hal-hal tersebut memang terjadi untuk suatu alasan. Hal-hal yang dulunya hanya aku anggap hanya sebagai suatu kebetulan, satu hari mulai saling kait mengkait dan membawaku menyadari bahwa hidup itu seolah memang sudah digariskan, predestinasi kata orang-orang.

Apakah itu berupa peristiwa penuh tawa kebahagian atau memerlukan air mata kesedihan, semua seolah telah masuk dalam rencana. Mungkin sesuatu yang dimaksudkan untuk mendatangkan kebaikan bagi kita sendiri atau juga bagi orang lain. Ada saat ketika orang-orang tertentu, masuk dalam kehidupan kita, hal ini juga karena suatu alasan. Dan jika mereka di kemudian hari pergi dari hidup kita, hal ini juga karena suatu alasan. Mungkin tujuan dari semua ini adalah supaya kita boleh belajar sesuatu dari apa yang sudah hinggap dalam hidup kita.

Does everything happens for a reason? Dari kisah yang pernah aku dengar dari beberapa orang yang sudah tua, kadang-kadang kebanyakan orang baru menyadarinya setelah mereka sudah hampir menghabiskan sisa usia mereka, beberapa mungkin malah nggak menyadarinya.
Kesalahan, pengkhianatan, kebohongan, sakit hati, persahabatan, kebahagiaan, pengampunan dan apa saja yang sudah terjadi di dunia ini, semua sedang terjadi dan akan selalu terjadi menjadi bagian dari garis hidup seseorang dan selalu untuk suatu alasan! Though also we reap the consequences of our doings, but God is in control. As we are not on the same platform as God, we are not able to see, know and understand His divine plan.

Mungkin sekarang kita belum menyadarinya, tetapi kita tahu satu hal yang pasti yaitu bahwa Sang Pencipta menciptakan segala sesuatu dengan tujuan untuk menjadi indah pada waktunya. Jika demikian, bukankah sisa hidup ini terlalu berharga jika hanya dihamburkan untuk mengkuatirkan hidup ini?

Labels: ,